Dinding panjat di aula olahraga Sekolah Eilermark tidak digunakan untuk waktu yang lama. Alasannya: fasilitas tersebut tidak bersertifikat TÜV dan tidak dapat digunakan karena alasan keamanan. Kondisi yang mengecewakan bagi banyak murid - sampai seorang mantan murid yang berkomitmen mengambil inisiatif.
Murid kelas 4 SD (tahun ajaran 2024/25) ini menulis surat secara langsung kepada walikota Gronau. Dalam suratnya, ia meminta agar dinding panjat tebing diperiksa. Sebuah permintaan yang didengar: Walikota menanggapi dan mengatur langkah-langkah yang perlu diambil.
Beberapa waktu kemudian, panjat tebing secara resmi disetujui dan dapat dibuka kembali. Sebuah perkembangan yang membawa kegembiraan besar bagi sekolah. Beberapa guru olahraga mengambil bagian dalam kursus pelatihan panjat tebing khusus untuk memastikan bahwa dinding panjat tidak hanya dapat digunakan dengan aman, tetapi juga dengan cara yang bermakna secara edukatif. Di sana mereka memperoleh pengetahuan penting tentang keselamatan, teknik dan pengaturan metodis pelajaran panjat tebing.
Sekarang panjat dinding sekali lagi menjadi bagian integral dari pelajaran olahraga pertama. Anak-anak sangat antusias: mereka memanjat dinding dengan motivasi dan rasa ingin tahu yang tinggi dan mendapatkan pengalaman baru dalam bergerak.


